Berita

Menyemai Asa Posko 186 KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo di Bangunsari

  • 28-07-2026
  • bangunsari
  • 11

Malam Minggu, 25 Juli 2026, udara sejuk Desa Bangunsari terasa hangat oleh jalinan silaturahmi yang mulai terajut. Tepat saat jarum jam menunjuk pukul 20.00 WIB, Balai Desa Bangunsari menjadi saksi pendar cahaya kebersamaan. Malam itu, seluruh anggota kelompok dari Posko 186 KKN Menyerbu Ikut Terta (MIT) ke-22 UIN Walisongo Semarang berkumpul dengan dada berselimut semangat, siap melangkahkan kaki mengabdi di tengah-tengah masyarakat.

Suasana balai desa terasa begitu khidmat sekaligus penuh kekeluargaan. Hadir duduk melingkar para pilar Desa Bangunsari—jajaran Pemerintah Desa, tokoh masyarakat yang dihormati, serta para tokoh agama yang menyejukkan. Kehadiran mereka bukan sekadar pelengkap acara, melainkan bentuk kehangatan tangan yang terbuka lebar untuk menyambut niat baik para generasi muda pengabdi bangsa.

Acara dibuka dengan untaian kata perkenalan dari para mahasiswa Posko 186. Satu per satu anggota kelompok memperkenal diri dengan penuh ketundukan dan rasa hormat, memecah kecanggokan menjadi senyum ramah yang mengalir alami. Setelah suasana mencair, acara dilanjutkan dengan pemaparan rencana program kerja (proker). Dengan cermat dan terstruktur, para mahasiswa menyampaikan visi, misi, serta gagasan gagasan inovatif yang telah dirancang untuk memajukan potensi lokal—mulai dari pemberdayaan masyarakat, pendidikan, hingga pengembangan keagamaan.

Di pertengahan acara, Kepala Desa Bangunsari, Bapak Suwandi, memberikan sambutan yang begitu menyentuh sanubari dan membakar semangat para mahasiswa:

"Selamat datang di Desa Bangunsari untuk anak-anakku, mahasiswa KKN Posko 186 UIN Walisongo. Anggaplah desa ini sebagai rumah kalian sendiri selama beberapa waktu ke depan. Kami, atas nama pemerintah desa dan seluruh warga Bangunsari, menerima kehadiran kalian dengan tangan terbuka dan hati yang lapang. Kami berharap, kehadiran adik-adik mahasiswa tidak hanya membawa program kerja di atas kertas, tetapi juga membawa perubahan positif, senyuman, dan keberkahan bagi desa kami. Jangan ragu untuk berbaur, menimba ilmu dari warga, dan menjadikan pengalaman ini sebagai bagian dari proses kedewasaan kalian. Semoga setiap langkah kalian di sini bernilai ibadah dan membuahkan hasil yang bermanfaat bagi kita bersama."

Untaian restu dan nasihat dari Bapak Suwandi seolah menjadi angin segar yang meniupkan keyakinan ke dalam dada para mahasiswa. Tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir pun turut memberikan wejangan serta restu, menandai dimulainya kolaborasi harmonis antara akademisi dan kearifan lokal.

Tepat pukul 21.00 WIB, pertemuan hangat tersebut dipungkasi. Satu jam yang singkat, namun berhasil meletakkan batu pertama bagi fondasi pengabdian yang kokoh. Dari Balai Desa Bangunsari malam itu, Posko 186 KKN MIT ke-22 UIN Walisongo resmi melangkah—membawa harapan, menyemai benih kebaikan, dan siap mengukir kenangan indah bersama warga Desa Bangunsari._red@mas_carik_

Share :