Berita

PKK Kreatif

Menuju Desa Mandiri dan Ramah Lingkungan: TP PKK Desa Bangunsari Sulap Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Hidroponik

Pada hari Sabtu, 11 April 2026, suasana di Balai Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal tampak lebih hidup dan penuh semangat. Pengurus dan anggota Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Bangunsari berkumpul untuk melaksanakan sebuah aksi nyata yang inovatif dan sarat manfaat: Pelatihan Pembuatan Pupuk Hidroponik dari Limbah Rumah Tangga.

Kegiatan ini merupakan program kerja strategis dari Pokja 3 yang membidangi Pangan, Sandang, Perumahan, dan Tata Laksana Rumah Tangga. Di bawah komando Ibu Suparmi selaku Ketua Pokja 3, jalannya pelatihan dirancang secara interaktif, memadukan penyampaian teori yang mudah dipahami dengan praktik langsung (hands-on).

Sinergi dan Kepemimpinan yang Solid

Acara ini diinisiasi dan dikawal langsung oleh Ketua TP PKK Desa Bangunsari, Ibu St. Istikomah (yang akrab dan hangat disapa warga sebagai Bu Carik). Dalam sambutan pembukaannya, Ibu St. Istikomah menekankan pentingnya peran perempuan dan ibu rumah tangga dalam menjaga ketahanan pangan keluarga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan desa.

"Limbah dapur seperti sisa sayuran, buah-buahan, dan air cucian beras sering kali langsung dibuang begitu saja. Padahal, jika dikelola dengan ilmu yang tepat, limbah ini bisa bertransformasi menjadi pupuk hidroponik berkualitas tinggi yang menyuburkan tanaman kita tanpa biaya mahal," ujar Bu Carik dengan penuh semangat.

Pelaksanaan Kegiatan: Dari Sampah Menjadi Berkah

Dipandu oleh Ibu Suparmi bersama tim Pokja 3, para peserta diajak untuk memahami siklus pemanfaatan sampah organik. Ibu Suparmi memperagakan langkah demi langkah proses fermentasi limbah domestik agar bisa menghasilkan nutrisi cair yang kaya unsur hara, yang siap digunakan untuk sistem pertanian hidroponik di pekarangan rumah masing-masing warga.

Tahapan Kegiatan Deskripsi Aktivitas
Edukasi & Teori Penjelasan jenis-jenis limbah rumah tangga yang aman untuk hidroponik dan formula dasar fermentasi.
Praktik Pembuatan Pencacahan limbah organik, pencampuran dengan bioaktivator (seperti EM4), dan proses pengadukan wadah.
Simulasi Aplikasi Tata cara penyaringan hasil fermentasi dan teknik aplikasinya pada instalasi hidroponik sederhana.

Para kader PKK yang hadir terlihat sangat antusias. Mereka tidak hanya menonton, tetapi juga ikut mempraktikkan cara mencacah bahan baku, mengukur komposisi campuran, hingga memahami masa kedaluwarsa dan ciri-ciri pupuk organik cair yang berhasil difermentasi dengan baik.

Dampak dan Harapan ke Depan

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini berjalan dengan lancar dan sukses. Melalui pelatihan ini, Pokja 3 TP PKK Desa Bangunsari berharap dapat memicu kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya konsep zero waste (bebas sampah) dari tingkat rumah tangga.

Selain menekan volume sampah yang dibuang ke TPA, inovasi pupuk hidroponik mandiri ini diharapkan mampu mendukung program Aku Hatinya PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman). Dengan pekarangan yang produktif, warga Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon, tidak hanya dapat menghemat pengeluaran dapur, tetapi juga berpeluang meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga melalui hasil panen hidroponik yang sehat dan bernilai jual tinggi.

Kegiatan tanggal 11 April 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa di bawah kepemimpinan Ibu St. Istikomah dan motor penggerak seperti Ibu Suparmi, TP PKK Desa Bangunsari terus bergerak maju, kreatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat Kendal.

Share :