Berita

**SENYUM SUMRINGAH DI BANGUNSARI: BUMDESA JAYA ABADI UNIT KETAPANG PETIK HASIL KERJA KERAS**

**BANGUNSARI** – Hamparan hijau daun jagung yang berbisik ditiup angin pagi di Desa Bangunsari kini telah berubah menjadi lautan kuning keemasan. Bau tanah basah yang subur menyatu dengan aroma khas jagung segar yang baru dipetik. Hari ini, Unit Ketapang dari BUMDESa Jaya Abadi resmi menggelar panen raya, sebuah momen yang tidak hanya mengisi lumbung desa, tetapi juga memenuhi hati warga dengan rasa bangga dan syukur.Kerja keras berbulan-bulan di bawah terik matahari akhirnya terbayar lunas. Bulir-bulir jagung yang padat dan berkualitas unggul tampak memenuhi keranjang-keranjang bambu para petani, menjadi bukti nyata dari keberhasilan pengelolaan ketahanan pangan desa.Juluki Dahono, selaku pengelola Unit Ketapang yang mengawal langsung jalannya pertanian di lapangan, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya saat melihat hasil panen yang melimpah ini.> "Ini adalah buah dari kesabaran dan gotong royong. Dari awal pemilihan benih, perawatan yang telaten, hingga hari ini, seluruh tim di Unit Ketapang mencurahkan segalanya. Melihat hasil yang begitu bagus, lelah kami rasanya hilang seketika," ujar Juluki sembari menunjukkan tongkol jagung berukuran besar hasil panen hari ini.Keberhasilan Unit Ketapang ini tentu tidak lepas dari manajemen yang solid di bawah payung BUMDESa Jaya Abadi. Ketua BUMDESa, Kristiyono, menegaskan bahwa panen raya ini adalah awal dari lompatan besar untuk perekonomian desa. Menurutnya, BUMDESa akan terus berkomitmen hadir sebagai motor penggerak ekonomi yang menyejahterakan masyarakat."Panen ini membuktikan bahwa jika dikelola dengan profesional dan penuh ketulusan, potensi alam Desa Bangunsari luar biasa. Kami di BUMDESa Jaya Abadi akan memastikan rantai pasok pasca-panen berjalan baik, sehingga para petani mendapatkan harga terbaik dan hasil keuntungan ini bisa kembali dinikmati oleh masyarakat desa," ungkap Kristiyono optimis.Pesta pora rasa syukur ini turut disaksikan langsung oleh Kepala Desa Bangunsari, Suwandi. Kehadiran orang nomor satu di Bangunsari ini memberikan suntikan moral yang besar bagi para pengelola BUMDESa dan petani setempat. Dengan pandangan penuh bangga menatap hamparan lahan yang produktif, Suwandi menyampaikan apresiasi terdalamnya."Hari ini saya melihat masa depan Bangunsari yang cerah. Terima kasih kepada Pak Kristiyono di BUMDESa dan Pak Juluki di Unit Ketapang yang telah menakhodai program ini dengan luar biasa. Ini bukan sekadar tentang memanen jagung, tetapi tentang memanen kemandirian desa. Pemerintah desa akan selalu mendukung penuh setiap inovasi BUMDESa demi kesejahteraan warga kita," tutur Suwandi penuh haru.Seiring matahari yang semakin tinggi, riuh rendah tawa para petani dan deru kendaraan yang mengangkut hasil panen melodi kebahagiaan tersendiri di Desa Bangunsari. Emas kuning dari Unit Ketapang hari ini telah menjadi simbol bahwa dengan sinergi yang indah antara pemerintah desa, pengelola BUMDESa, dan masyarakat, kemakmuran bukanlah hal yang mustahil untuk digapai.

Share :